Dia adalah cinta pertama bagiku...
Benar-benar cinta bagiku, malam ini album itu tanpa sengaja aku buka dan terpampang wajahnya disana mengingatkan saat pertama aku menerimanya. Rasanya seperti hati ini sakit mengingat masa-masa indah itu, senyum, canda dan tawa bahagia dari wajahku dan dia benar-benar tulus terlihat. Seketika jantungku berdebar lagi saat ku bayangkan itu semua, lukaku seperti teriris lagi seperti tidak ikhlas melepasnya pergi dari sisiku. Aku masih mencintainya, dia seperti sosok yang sulit aku hilangkan. Sulit jika membayangkan jika dirinya akan berada disisi yang lain, bukan disisiku.
Ya Allah, perasaan seperti apalagi ini? Kenapa harus mengingat masa-masa itu? Kenapa aku harus merasa tersakiti?
Akulah yang memutuskan untuk pergi dari sisinya, akulah yang mengaku kalah, akulah yang menyatakan tidak mampu mendampinginya. Lalu, kenapa hatiku seperti ini?
Honestly,
I Miss You,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar